Piala Dunia Ganggu Konsistensi Arsenal

Published on: 24th November, 2009

Artikel Terkait

PakarBola.Com : Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, geram karena pemainnya lebih fokus kepada Piala Dunia ketimbang prestasi klub. Bila dibiarkan, ini akan merusak konsistensi Arsenal di jalur tiga angka. Ia pun meminta pasukannya, untuk loyal kepada klub, yang menggaji dan membuat mereka diperhitungkan timnas.

Pernyataan itu disampaikan berkaitan dengan kekalahan 0-1 yang diderita Arsenal saat menghadapi Sunderland dalam lanjutan Premier League, akhir pekan lalu. Gara-gara kekalahan itu, Arsenal gagal memperpendek jarak dengan penguasa klasemen, Chelsea.

Berkaca dari pengalaman itu, Wenger minta pasukannya untuk memenangi duel versus Standard Liege dalam lanjutan fase grup Liga Champions, Selasa (24/11). Itu akan memastikan kelolosan Arsenal ke babak knock-out, sehingga setelahnya, Arsenal bisa memusatkan perhatian kepada duel versus Chelsea dalam lanjutan Premier League, akhir pekan ini.

“Bagi saya, musim besar adalah bersama Arsenal, bukan Piala Dunia. Kami tidak membayar pemain untuk tampil di Piala Dunia. Kami membayar mereka untuk bermain baik untuk Arsenal. Kebanggan pertama seorang pria adalah berbuat baik kepada orang yang menggaji Anda,” ungkapnya.

Tidak berlebihan Wenger begitu geram kepada timnas dan Piala Dunia. Pasalnya, ia kehilangan sejumlah pemain penting akibat bermain terlalu total untuk timnas.

Robin van Persie, misalnya, ia mengalami cedera dalam dua kali jeda internasional berturut-turut. Terakhir, ia mengalami cedera saat membela Belanda melawan Italia, dalam sebuah laga persahabatan, Sabtu (14/11). Van Persie kemudian absen hingga sekarang.

Mengingat Van Persie merupakan pemain penting yang menentukan gaya permainan tim, ketidakhadirannya merusak performa Arsenal. Entah berapa kadarnya, ketidakhadiran van Persie menjadi salah satu faktor kekalahan Arsenal dari Sunderland.[KC]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • Twitter

Readers Comments