Mimpi Villa Mulai Memudar

Published on: 23rd March, 2009

Artikel Terkait

PakarBola.Com : Ketika kompetisi Liga Premier telah menyelesaikan seperempat perjalanan, publik Inggris mulai mewaspadai sepak terjang Aston Villa yang diarsiteki Martin O’Neill. Ketika itu Villa berhasil tampil konsisten dan menclok di peringkat keempat klasemen sementara. Kesuksesan Gareth Barry dkk menjungkalkan Arsenal dan Everton di kandangnya sendiri kian membuat harum nama Villa. Bahkan, manajer sepuh premiership, Sir Alex Ferguson berani mengklaim jika hanya Villa satu-satunya tim di musim ini yang berpotensi mendobrak hegemoni the big four.

Namun, roda terus berputar. Perlahan tapi pasti, Arsenal, saingan terdekat Villa, mulai menunjukkan performa terbaiknya. Sebaliknya, kinerja Barry dkk terus melorot drastis. Puncaknya, dalam tiga laga terakhir, Villa selalu pulang dengan tangan hampa alias menelan kekalahan—dipukul Manchester City 0-2, ditaklukkan Tottenham Hotspur 1-2, dan terakhir dipermalukan Liverpool dengan skor sangat menyolok, 0-5, kekalahan terbesar Villa sepanjang musim ini.

Walhasil, posisi berubah, Villa turun ke peringkat kelima. Pundi-pundi perolehannya pun kini tertinggal tiga angka dari jumlah nilai yang dikumpulkan The Gunners. Bahkan, Villa kalah jauh dalam soal produktivitas gol dibanding skuad asuhan Arsene Wenger. Kondisi ini membuat O’Neill berubah pikiran. Dari optimistis menjadi pesimistis terkait peluang timnya melaju ke kompetisi antarklub paling bergengsi di Benua Biru tersebut. “Boleh dibilang, kalau sekarang, kami tidak dapat lagi mengancam posisi Arsenal,” tutur O’Neill lirih seperti yang dikutip The Sun. “Bukan kebetulan kalau keempat tim elite tersebut menduduki papan atas klasemen. Kami memang sedang tenggelam,” imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan pelatih Celtic itu mengakui jika komposisi skuadnya belum mumpuni dibandingkan materi yang dimiliki Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan MU. “Kami akui (tim) kami tidaklah sekuat dan setangguh yang dimiliki keempat tim tersebut. Saya telah katakan itu sebelumnya dan kali ini pun saya akan kembali mengatakannya. Masih banyak yang harus kami lakukan untuk menyamai ketangguhan mereka,” tandas O’Neill.

Sejatinya, di atas kertas, peluang Villa untuk kembali menyalip The Gunners masih terbuka. Pasalnya, kompetisi masih menyisakan delapan pertandingan atau maksimal 24 poin. “Memang masih memungkinkan bagi kami untuk mengejar Arsenal yang juga punya jadwal yang ketat. Namun, sejumlah pemain kuncinya yang dibekap cedera telah kembali fit. Jadi, peluang kami sangat, sangat berat,” aku O’Neill.

Dalam lanjutan kompetisi di pekan ke-31 yang akan berlangsung di pekan pertama April, Villa harus bertandang ke Old Trafford, markasnya Manchetser United. O’Neill sadar beratnya perjuangan yang harus dilalui Barry dkk. Pasalnya, kondisi MU bak banteng terluka setelah dua kali dipermalukan Liverpool dan Fulham.[LB]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • Twitter

Readers Comments