
Published on: 11th March, 2009

PakarBola.Com : Menjadi tuan rumah tidak lantas memudahkan langkah Manchester United menuju perempat final Liga Champions. Penyebabnya adalah hasil imbang 0-0 di kandang Inter Milan dua pekan lalu (25/2). Karena itu, United harus menang saat menjamu Inter di Stadion Old Trafford, Manchester, dini hari nanti (siaran langsung RCTI dan ESPN pukul 02.45 WIB).
Setan Merah -julukan United- memang diuntungkan dengan dukungan dari suporternya, yang dalam sepak bola kerap dijuluki sebagai pemain ke-12. Tapi, semakin besar dukungan, besar pula tekanan bagi tim asuhan Sir Alex Ferguson tersebut. Sebab, Setan Merah harus menang demi memenuhi tuntutan lolos ke perempat final.
Sebaliknya, Inter selaku tim tamu bisa tampil lebih lepas. Nerazzurri -julukan Inter- tidak harus menang untuk melaju ke perempat final. Cukup memaksakan hasil imbang dengan gol (1-1, 2-2, 3-3, dst), juara Liga Italia Serie A tiga musim terakhir itulah yang akan berhak melenggang ke babak berikutnya.
“Tuntutan harus menang bisa menjadi beban kami. Karena itu, kami harus cerdik dalam menyikapi situasi tersebut,” kata Paul Scholes, gelandang United, sebagaimana dilansir MUTV.
Solusinya, Scholes me-review pengalaman United menghadapi Barcelona di semifinal Liga Champions musim lalu. Kala itu Setan Merah menahan imbang Barcelona 0-0 di Nou Camp dalam pertemuan pertama, lalu balik memukul lawan 1-0 di Old Trafford untuk melaju ke final. Kebetulan, gol penentu United saat itu dilesakkan oleh Scholes.
“Spirit lawan Barcelona akan mengilhami kami. Saya kira, siapa yang bisa mencetak gol lebih dulu punya peluang lebih besar ke fase selanjutnya,” ucap pemain yang baru dua kali tampil di Liga Champions musim ini tersebut.
Sejarah mencatat, United dua kali lolos dan dua kali gagal di fase knockout Liga Champions jika first leg di kandang lawan berakhir dengan skor 0-0.
Sementara itu, kekhawatiran United terkait dengan kemungkinan absennya defender Rio Ferdinand mulai tereduksi. Berdasar perkembangan terakhir, kondisi bek termahal di Inggris tersebut terus membaik. Ferdinand mengalami cedera engkel saat United menang 4-0 atas Fulham di Piala FA Sabtu lalu (7/3).
“Absennya Rio (Ferdinand) bukan problem besar bagi kami. Saya yakin, kami bisa memenangi pertandingan, terlepas Rio main atau tidak,” jelas Park Ji Sung, winger United asal Korsel, sebagaimana dilansir Goal.
Justru sektor pertahanan Inter yang terancam menjadi titik lemah. Cederanya Cristian Chivu, Marco Materazzi, dan Nicolas Burdisson memaksa allenatore (pelatih) Inter Jose Mourinho untuk meracik ulang komposisi pasukannya.
Ivan Cordoba tampaknya bakal mendapatkan prioritas utama dengan Walter Samuel atau Nelson Rivas sebagai calon tandem. Mourinho bahkan mencetuskan ide untuk menarik gelandang bertahan Esteban Cambiasso ke belakang.
“Kesolidan lini pertahanan menjadi fokus utama kami. Sebab, Manchester United bakal menyerang lebih gencar jika dibandingkan dengan pertemuan pertama,” ungkap The Special One -julukan Mourinho- seperti dilansir Football Italia.
Seperti biasa, Mourinho tak lupa “menyerang” calon lawannya. “(Dimitar) Berbatov, (Wayne) Rooney, atau (Cristiano) Ronaldo adalah para pencetak gol berharga mahal. Hanya, saya menilai bahwa penyerang kami, seperti (Zlatan) Ibrahimovic, lebih berbahaya daripada trio tersebut,” ucapnya.