Sbragia Akui Posisinya Terancam

Published on: 8th April, 2009

Artikel Terkait

PakarBola.Com : Awalnya, catatan Ricky Sbragia sejak ditunjuk menangani Sunderland menggantikan Roy Keane yang tiba-tiba hengkang dari Stadium of Light pada 4 Desember 2008, lumayan bagus. Dari empat laga perdana, Sbragia berhasil mengantarkan tujuh poin, hasil dua kali kemenangan, sekali bermain imbang dan sekali menuai kekalahan. Wajar, jika ketika itu manajemen klub dan para suporter The Black Cats berharap banyak kepada mantan first-team coach Bolton Wanderers di era Sam Allardyce itu.

Sayang, grafik bagus tersebut gagal dipertahankan Kenywne Jones dkk. Dalam delapan pertandingan yang terakhir, Sunderland hanya mampu memetik satu kali kemenangan, mengungguli Stoke City 2-0 di Stadium of Light, Sabtu (7/2). Selebihnya, dua kali bermain draw dan lima kali menderita kekalahan, termasuk tiga hasil buruk secara beruntun ketika Sunderland bertanding melawan Wigan Athletic, Manchester City dan West Ham United.

Alhasil, sampai usainya pergelaran kompetisi di pekan ke-31, The Black Cats menempati peringkat ke-17 atau satu strip di atas zona degradasi. Selisih jumlah perolehan poin dengan Newcastle United yang berada di zona rawan hanya terpaut tiga angka. Sbragia, 52 tahun, sadar betul jika masa depannya bersama Sunderland sangat tergantung dari kesuksesan Jones dkk menghindari jerat degradasi dalam tujuh pertandingan yang tersisa. Meskipun kondisinya tidak kondusif alias tertekan, Sbragia berusaha tampil rileks. “Saya tidak berpikir posisi seorang manajer bakal tetap aman meskipun dirinya mendapat dukungan. Ketika saya setuju menunaikan tugas ini saya sadar dengan ekspektasi yang diharapkan. Saya harus mampu mempertahankan status klub (di premiership). Itu saja. Sederhana. Jika itu tidak tercapai, saya tidak tahu apa yang bakal terjadi,” aku Sbragia seperti yang dikutip The Guardian.[LB]

Readers Comments