Michael Essien digadang-gadang akan bermain di pos pemain tengah serang dalam skema permainan Persib Bandung. Gian Zola tidak merasa posisinya terancam.

Dalam perhelatan Piala Presiden 2017, Zola selalu jadi pilihan utama Djadjang Nurjaman di posisi pemain tengah serang. Penampilan apiknya itu pun sempat membuat namanya masuk sebagai nominasi Pemain Muda Terbaik.

Setelah Persib resmi memperkenalkan Essien, Selasa (14/3/2017) pagi WIB, persaingan di bidang pemain tengah serang tampak semakin menarik. Pelatih Persib menegaskan Essien tidak cuma bisa bermain sebagai pemain tengah bertahan, tapi juga bisa main sebagai pemain tengah serang, posisi yang sedang diperlukan tim.

“Saya tahu dia pemain pemain tengah bertahan, tapi seyogyanya dia bisa main sebagai pemain tengah serang, kita lihat situasinya,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur.

Wacana itu pun tidak bikin Zola merasa terancam sebagai pemain pemain tengah serang. Pria 18 tahun itu malah ingin mengambil ilmu dari Essien sebanyak-banyaknya.

“Saya tidak pikirkan itu (persaingan). Saya justru mau ambil ilmu dia (Essien). Sebagai pemain muda, penggalaman Essien itu sangat perlu,” kata Zola saat dihubungi detikSport.

“Adanya Essien juga saya harap bisa meningkatkan kualitas Persib. Semoga Persib bisa juara di kompetisi selanjutnya. Intinya pemain senang dengan kedatangan Essien,” sambung Zola.

Zola sejauh ini juga sedang dalam persiapan menuju Karawaci untuk persiapan ujicoba melawan Myanmar di Stadion Pakansar, Cibinong, Bogor pada 21 Maret. Dia masuk salah satu 26 nama pemain U-22 yang dipanggil Luis Milla. di kutip oleh Suarabola.

“Saya besok berangkat ke Karawaci. Hari ini masih santai-santai karena masih libur. Sejauh ini belum ada persiapan special, tapi besok saya akan kerja keras di sesi latihan,”tambahnya.