Berita bola aktual, Pakarbola.com – Dibeli dengan harga mahal, John Stones belum memenuhi ekspektasi Manchester City. Meski demikian, manajer City Josep Guardiola tetap membela performa Stones.

Bek tengah Inggris berusia 22 tahun itu diboyong ke Etihad dari Everton setelah ditebus dengan harga yang bisa mencapai 50 juta pound pada musim panas lalu. Sejauh ini Stones telah membuat 35 penampilan di seluruh kompetisi musim ini, termsuk 23 di liga dan tujuh di Eropa.

Meski begitu, Stones tidak jarang membuat kesalahan-kesalahan yang merugikan timnya sendiri. Alhasil, Guardiola sempat mencadangkannya pada akhir tahun lalu sebelum kembali ke tim inti The Citizens.

Rapuhnya lini belakang menjadi salah satu faktor yang memengaruhi laju kurang oke City. Di Premier League, City yang kini menempati posisi ketiga sudah kebobolan 30 gol, terbanyak kedua di antara tim-tim lima besar klasemen saat ini.

Sementara itu, City terhenti di babak 16 besar Liga Champions setelah kalah agregat gol tandang melawan AS Monaco. Dalam delapan pertandingan yang telah dilalui, City sudah kebobolan 16 gol (sama dengan Arsenal), terbanyak di antara tim-tim yang lolos ke fase knockout.

“John memiliki kepribadian yang lebih daripada kita semua di ruangan ini, nyali yang lebih besar daripada semua orang di sini,” kata Guardiola di Sky Sports. “Saya menyukai pemain itu. Saya sayang dia.”

“Orang-orang yang tertekan mengkritik dia. Saya senang memiliki John dengan semua kesalahan besar dia. Saya sayang dia.”

“Saya menyukai orang-orang dengan kepribadia semacam ini. Memang tidak mudah bermain sebagai bek tengah dengan manajer ini. Tidak mudah. Manajer-manajer lain — bertahan di sana, menyundul di sana, bola-bola panjang, channel, channel. Anda harus bertahan 40 meter di belakang dan membangun serangan [dengan saya]. Jadi memang tidak mudah.”

“Itulah mengapa saya mengagumi para bek tengah saya: Nico [Otamendi], [Aleksandar] Kolarov — tentu saja Vinny [Kompany] yang cedera berkepanjangan — dan terutama John,” lugas mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.