Berita bola aktual, Pakarbola.com – Mantan pemain Manchester United, Gary Neville mengungkapkan penilaiannya tentang kekalahan The Red Devils saat melawan Chelsea akhir pekan lalu.

Pada pertandingan di Stamford Bridge, Minggu (5/11) malam akhir pekan lalu itu, Manchester United kalah dengan skor tipis 0-1. Satu-satunya gol pembeda itu dicetak oleh sundulan Alvaro Morata di babak kedua.

Usai pertandingan tersebut, Neville mengatakan bahwa Chelsea benar-benar mengalahkan Manchester United di area penting permainan, lini tengah. N’Golo Kante, Tiemoue Bakayoko dan Cesc Fabregas dia sebut mampu mengatasi lini tengah Setan Merah yang dihuni Ander Herrera, Nemanja Matic dan Henrikh Mkhitaryan.

“Saya pikir mereka terbunuh di lini tengah. Jose Mourinho, sejak melawan Liverpool, telah berbicara tentang tak bisa menyegarkan para pemainnya. Saya pikir Herrera, Matic dan Mkhitaryan benar-benar kalah di tengah,” ujarnya.

“Kante melakukan pekerjaannya dengan cemerlang. Bakayoko bisa berlari ke depan, Hazard dan Fabregas semakin nyaman dan mereka mengendalikan pertandingan,” sambungnya.

“Manchester United hanya kalah di area ini. Bila anda mendominasi lini tengah dalam pertandingan besar, anda berda dalam bisnis dan Chelsea melakukannya,” tambahnya.

Dan diklaim juga oleh Neville bahwa tim asuhan Jose Mourinho itu merindukan kehadiran gelandang terbaiknya, Paul Pogba dan juga sosok seperti Michael Carrick.

 

[BACA JUGA]: Bek Tottenham Ini Mengaku Hampir Gabung Barcelona

 

“Saya pikir Pogba adalah kehilangan besar karena kepercayaan dirinya dan juga arogansinya. Dia membawa bola ke area ketat, menguasai bola, mengalahkan pemain,” sambungnya.

“Michael Carrick juga, dia memberikan umpan ke depan kepada penyerang, ke para bek sayap, dan saya pikir dua pemain ini akan membuat sebuah perbedaan besar,” tandasnya.