Berita bola aktual, Pakarbola.com – Carlos Tevez yang merupakan penyerang untuk timnas Argentina tersebut secara gamblang mengatakan bahwa waktu 50 tahun pun tak akan cukup untuk sepakbola Tiongkok bisa mengimbangi level sepakbola yang ada di Eropa.

Tevez saat ini bermain bagi klub Tiongkok, Shanghai Shenhua. Ia pindah ke klub tersebut sejak Desember 2016 lalu.

Kepindahannya itu pun membuat pemain berusia 33 tahun tersebut menjadi pemain bergaji termahal di dunia. Sebab ia dikabarkan mendapat gaji mencapai 650 ribu Pounds per pekannya.

Kini, ia pun sudah mengetahui dengan betul situasi dan kondisi di negeri Tirai Bambu tersebut. Ia pun lantas memberikan penilaian yang terang-terangan terkait skill para pemain Tiongkok.

“Di Amerika Selatan dan Eropa, pemain belajar bermain sepakbola sejak mereka masih anak-anak, tapi tidak di Tiongkok,” ujar eks bomber Juventus itu kepada SFR Sport.

“Mereka tidak terlalu bagus secara teknis dan sepakbolanya sangat berbeda. Karena alasan inilah saya tidak berpikir 50 tahun lagi akan cukup bagi sepakbola Tiongkok untuk mencapai level sepakbola Eropa,” cetusnya.

Ucapan blak-blakan itu sendiri muncul dari mulut Tevez setelah ia sebelumnya mendapat kritikan dari bos Shenhua, Wu Xiaohui. Ia menyebut timnya tak mendapat apa yang mereka dapatkan dari perekrutan penyerang tersebut meski sudah membayarnya dengan sangat mahal.

 

[BACA JUGA]: Abate Tanggapi Positif Strategi Baru Milan

 

“Tujuan kami adalah membawa pemain bintang berpengaruh dengan kualitas tinggi, dan kami semua berpikir Tevez bisa sesuai dengan kriteria tersebut. Namun karena kurangnya latihan di musim dingin dan kebugaran pertandingan, ia tidak memenuhi harapan kami,” kata-katanya yang dilansir Guardian.

Tevez sendiri saat ini hanya bermain sebanyak 13 pertandingan saja bersama timnya di Liga Super Tiongkok. Ia juga hanya bisa mencetak tiga gol dan empat assist sejauh ini.