Berita bola aktual, Pakarbola.com – Pemain anyar The Reds musim ini, Georginio Wijnaldum mengaku bahwa kecintaannya terhadap sepakbola hilang selama ia merumput bersama Newcastle. Hal itulah yang menjadi dasar dirinya memilih pinangan Liverpool.

Gelandang 26 tahun itu tiba di Inggris pertama kali pada tahun 2015. Dia direkrut Newcastle dengan reputasi penampilan impresif selama berseragam PSV Eindhoven. Namun, kariernya bersama The Magpies tidaklah menunjukkan siapa dirinya sebenarnya.

Bahkan, dia gagal menyelamatkan Newcastle dari jeratan degradasi setelah bertahan selama enam musim di Premier League.

Berbicara kepada Mirror, Wijnaldum mengatakan bahwa tergabung dengan satu tim yang terdegradasi merupakan pengalaman yang pahit. Tak ingin berlarut, dia memilih petualangan baru bersama The Reds di bawah Jurgen Klopp.

“Saya memiliki harapan bagus ketika saya pergi ke Newcastle. Pada permulaan kami mencoba bermain sepakbola namun secepat Anda tidak memenangkan pertandingan, kepercayaan diri akan hilang dan dasarnya Anda bertarung untuk bertahan hidup,”

“Anda lupa bagaimana Anda bisa menikmati sepakbola. Di akhir musim hal itu hilang dari diriku. Itu semua tentang pertarungan, bukan sepakbola lagi.”

Pemain internasional Belanda ini kembali menemukan kenyamanannya lagi, ia didatangkan Liverpool dengan biaya 25 juta pound. Dia tengah membantu raksasa Merseyside untuk mengklaim satu tempat di Liga Champions musim depan untuk pertama kalinya sejak tiga tahun silam.

Meski mengklaim bahwa dirinya menemukan kembali performa terbaik, statistik gol dari Wijnaldum bersama klub barunya belum bisa dikatakan impresif dibanding dengan musim lalu. Bersama The Reds, dia baru menorehkan lima gol dalam 31 penampilannya. Berbeda dengan torehan 11 golnya pada musim 2015-16.

Akan tetapi, dia sudah membuat enam assist bersama The Reds, lebih baik ketimbang saat dirinya membela The Magpies. Dia menjadi pemain pilar Klopp di barisan tengah, dan yang menjadi perbedaannya mungkin peran Wijnaldum bersama Si Merah terlalu ke dalam, ketimbang saat bermain lebih menyerang bersama Newcastle.